3. Menilai Faktor Eksternal

Konsep Dasar

Perencana Strategis mengadakan Penilaian Eksternal berupa Audit Eksternal Manajemen-Strategis terdiri dari Analisa industri dan Scanning Lingkungan . Pada Hakikatnya Audit Eksternal memusat pada identifikasi dan evaluasi peristiwa di luar pengawasan langsung dariperusahaan berupa : Peningkatan Kompetisi Asing, Pergeseran Populasi, Demografis ( contoh, usia populasi) dan Teknologi informasi. Mengungkapkan Kunci Peluang dan Kunci Ancaman.


Analisa Kompetensi

Para manajer kemudian berkompeten dalam merumuskan strategi dalam mengambil keuntungan dari peluang dan menghilangkan/mengurangi dampak ancaman. Audit Eksternal diarahkan pada identifikasi variabel kunci yang menawarkan tanggapan yang bisa ditindak lanjuti Ada 5 kategori Kekuatan-kekuatan Eksternal Pokok 1). Kekuatan ekonomi 2). Sosial, budaya, demografis, dan kekuatan lingkungan 3). Politis, bidang pemerintah,dan kekuatan sah/tentang undang-undang. 4). Kekuatan teknologi dan 5).Kekuatan kompetitif

Kontribusi terhadap Ketahanan Ekonomi Desa

A.Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam memproses pelaksanaan Audit Eksternal yang melibatkan sebanyak mungkin para manajer dan karyawan , mengumpulkan keunggulan kecerdasan/inteligen kompetitif, informasi tentang sosial, demografis, budaya, lingkungan, dan lain lain, memonitor sumber informasi (surat kabar, artikel, dll.), pemanfaatan internet , memanfaatkan para penyalur, distributor, pelanggan sebagai sumber informasi

B.Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam memperoleh Kunci Faktor Eksternal Desa`yang bervariasi dari waktu ke waktu serta bervariasi dengan perkembangan industri. Hal ini penting bagi pencapaian keberhasilan sasaran hasil jangka panjang yang terukur meskipun faktor ini digunakan oleh semua perusahaan termasuk persaing serta adanya skala prioritas dalam Analisa Hirarki Proses . Contoh Kunci Faktor Eksternal ini antara lain: penguasaan pasar, arena persaingan produk, ekonomi dunia, kepemilikan dan kunci keuntungan , menghargai daya saing, kemajuan teknologi, serta tingkat bunga

C.Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam memperoleh Kekuatan Ekonomi: yang meliputi Ketersediaan kredit, Tingkat pendapatan bersih stlh pajak, Tingkat bunga, Tingkat inflasi, Tingkat pasar uang , Defisit anggaran pemerintah pusat , Kecenderungan produk domestik kotor , Pola Konsumsi , Kecenderungan pengangguran, Tingkat produktivitas pekerja Nilai dolar di pasar dunia, Kecenderunagn bursa saham , kondisi-kondisi ekonomi negara asing, Faktor Import/Export , Pergeseran Permintaan barang/jasa, Perbedaan pendapatan karena daerah/pelanggan, Fluktuasi Harga Pengeksporan tenaga kerjadan modal, Tindakan keuangan, Kebijakan fiskal Tarif pajak, Kebijakan ECC , Kebijakan OPEC, Kebijakan LDC, Perubahan Sosial, Budaya, demografis dan lingkungan: Kekuatan Ekonomi yang berdampak pada Produk, Jasa, Pasar, Pelanggan Populasi dunia> 6 milyar, Populasi Indonesia< 300 juta, Potensi besar untuk perluasan produksi domestik ke pasar lain, Domestik saja adalah suatu strategi yang penuh resiko.

D.Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam memperoleh Kekuatan Sosial, Budaya, Demografi dan Lingkungan Perspektif E-Commerce memunculkan pertanyaan:” Apakah revolusi internet membypass kaum lemah, miskin, minoritas?” Jawabannya :Ya! Revolusi internet sedang melebarkan gap antara yang kayadan yang lemah/miskin. 42% rumah tangga di Amerika mempunyai komputer pribadi. 80% di antara mereka adalah rumah tangga berpendapatan> $ 75,000. Pemakaian Internet paling rendah ( 3%) diantara orang Amerika mendapat gaji $ 10,000 atau lebih sedikit. 26.7% orang Amerika Kulit Putih menggunakan Internet di rumah dibandingkan 9.2% yang berkulit Hitam dan 8.8% Hispanics. 90% saham biasa dari perusahaan Amerika dipegang oleh 10% paling orang Amerika yang paling kaya. Kontribusi Perencana Strategis beserta Tim Manajemen dalam Kunci sosial, budaya, demografis,dan variabel lingkungan: Memeperoleh pengertian terhadap Tingkat kemampuan menanggung anak, Jumlah kelompok minat-khusus, Jumlah perkawinan, Jumlah perceraian, Jumlah kelahiran, Jumlah kematian, Tingkat Imigrasidan emigrasi , Tingkat harapan hidup, Pendapatan per kapita , Sikap ke arah bisnis, Rata-Rata pendapatan bersih stlh pajak, Kebiasaan membeli, Perhatian etis, Sikap menabung, Persamaan rasial, Rata-Rata tingkat pendidikan, Peraturan pemerintah, Sikap ke arah layanan pelanggan, Sikap ke arah mutu produk, Kekekalan energi, Tanggung jawab sosial , Nilai atas waktu santai, Pendauran ulang, Manajemen Limbah, Polusi Udara dan Air, Penghabisan ozon, serta Spesies langka

E.Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam memperoleh pengertian terhadap Kekuatan Politik, Pemerintahan, dan Hukum dimana terdapat Kunci Peluang dan Kunci Ancaman berupa Undang-undang penentang monopoli industri ( contoh :Microsoft), Tarif pajak, Usaha Lobi, Hukum paten . Terus meningkatnya saling ketergantungan Global berdampak pada variabel politis berupa Perumusan strategi, Implementasi strategi, Para ahli strategi didalam suatu ekonomi global, Meramalkan iklim politis, Ketrampilan sesuai dengan hukum, Kultur dunia berbeda Dalam Globalisasi Industri mengerti atas kecenderungan di seluruh dunia ke arah pola konsumsi serupa , para pembeli dan para penjual global, E-Commerce , transmisi uang dan informasi ke seberang benua dalam sekejap. Kunci Politis, pemerintah dan variabel sah/tentang undang-undang yaitu Regulasi/Deregulasi Pemerintah, Perubahan Hukum perpajakan , Tarif khusus, Panitia Tindakan Politis (PACS), Tingkat keikutsertaan pemberi suara, Jumlah hak paten, Perubahandidalam hukum paten, Hukum perlindungan lingkungan, Perundang-Undangan kesetaraan ketenaga-kerjaan , Tingkat tunjangan pemerintah, Legislasi/Kekuatan penentang monopoli industri , Hubungan Sino-American Hubungan Russian-American ,Hubungan European-American, Hubungan African-American hubungan, Peraturan Import-Export , Tindakan keuangan Kondisi-Kondisi politis di negara-negara lain, Anggaran pemerintah, Minyak dunia, mata uang,dan pasar tenaga kerja, Kekejaman dan Lokasi aktivitas teroris

F.Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam memperoleh pengertian terhadap Kekuatan Teknologi : Perubahan Teknologi yang menimbulkan efek dramatis atas kepentingan operasi perusahaan : seperti ilmu serat optik, WiMAX, WiBro, 3G, EV-DO, Biometri, EFT, Rancang-Bangun komputer, serta Kemajuan kedirgantaraan . Begitu pula Internet berdampak pada peluang dan ancaman: yang mengubah siklus hidup produk, terus meningkatkan kecepatan distribusi. Menciptakan produksi baru dan jasa, penghapusan pembatasan pasar tradisional dan batas bumi, mengubah skala ekonomi , mengubah penghalang import eksport, redefinisi hubungan antara para penyalur, kreditur, pelanggan, dan pesaing industri. Pengguna modal yang berkompeten pada teknologi informasi ( IT) yaitu Kepala Divisi Informasi( CIO), dan Kepala Divisi Teknologi( CTO)

G.Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam memperoleh pengertian terhadap Kekuatan Persaingan dengan mengidentifikasi perusahaan saingan Kekuatan Kelemahan Kemampuan Peluang Ancaman Sasaran hasil serta Strategi. Memperoleh informasi pesaing : sumber sumber informasi antara lain bisa saja Manual Moody, Uraian Standard Perusahaan, Survey Pasar, Peringkat Bisnis, LQ 45 , Mingguan Industri, Bisnis Indonesia. 7 Karakteristik Perusahaan paling Kompetitif di Amerika 1) Penguasaan pasar dalam berbagai hal 2) Memahami bisnis apa yang dijalani 3) Pecahkan atau tidak, perbaiki 4) Menginovasi atau menguapkan 5) Akuisisi adalah penting untuk pertumbuhan 6) Masyarakat membeda bedakan 7) Tidak ada pengganti untuk kwalitas

Gambar3.1:Model Lima Kekuatan Persaingan Michael Porter

porter

 

H.

H.

.H.

.

H. .

.

.

.

Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam memperoleh pengertian terhadap Perseteruan di antara Perusahaan yang Bersaing dimana Kekuatan ini paling berpengaruh dibandingkan dengan empat kekuatan lainnya. Perubahan strategi di sebuah perusahaan dapat diimbangi dengan serangan balasan, seperti menurunkan harga, meningkatkan mutu, menambah fitur, menyediakan pelayanan, memperpanjang garansi, dan meningkatkan iklan . Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam mengendus Potensi Masuknya Pesaing Baru dimana Perusahaan baru dapat dengan mudah masuk ke industri tertentu, Hambatan-hambatan terhadap masuknya pesaing baru yaitu skala ekonomi , teknologi dan pengetahuan khusus, kurangnya pengalaman, kuatnya loyalitas pelanggan, fanatisme terhadap merek tertentu, persyaratan modal yang besar, kurangnya saluran distribusi yang memadai, kebijakan peraturan pemerintah, dan tarif, kurangnya akses bahan baku, kepemilikan paten, lokasi yang tidak menguntungkan, serangan balik oleh perusahaan yang bertahan, dan potensi kejenuhan pasar. Menetapkan Potensi Pengembangan Produk Pengganti Dalam berbagai industri, perusahaan bersaing ketat dengan produsen produk pengganti. Contohnya, produsen tempat dari plastik bersaing dengan produsen ternpat dati gelas, karton, dan aluminium. Mengendalikan Kekuatan Tawar Pemasok dimana Kekuatan tawar pemasok mempengaruhi intensitas persaingan dalam suatu industri, terutama ketika jurnlah pemasok banyak, ketika hanya ada sedikit bahan baku pengganti yang baik, atau ketika biaya mengganti bahan baku amat tinggi. Sering kah derni kepentingan bersama, pemasok dan produsen saling membantu memberikan harga yang terjangleau, rnutu yang lebih baik, pengembangan pelayanan baru, penyerahan barang tepat waktu, dan mengurangi biaya inventarisasi, sehingga meningkatkan kemampuan meraih laba jangka panjang semua pihak yang terkait. Mengendalikan Kekuatan Tawar Konsumen Ketika pelanggan terkonsentrasi atau jumlahnya besar, atau membeli dalam jumlah banyak, kekuatan tawarnya merupakan kekuatan utama yang mempengaruhi intensitas persaingan dalam suatu industri

I. Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam menjawab tantangan gobal . Sebagai ilustrasi Perbedaan antara Amerika Serikat dan Multi National Corporation telah mempengaruhi manajemen strategis meliputi Bahasa Kultur Politik Ekonomi Gangguan campur tangan pemerintah Hubungan perburuhan serta Penghalang perdagangan

J. Perencana Strategis beserta Tim Manajemen berkontribusi dalam Analisa Industri :

Analisa Industri :

Matriks Evaluasi Faktor Eksternal( EFE) : Ringkasan dan Evaluasi:

analisa

 

 

.

.

.

.

 

Proses Lima Langkah:

1.Daftar kunci faktor eksternal ( 10-20) : Peluang dan ancaman

2.Beri bobot masing-masing ( 0 s/d 1.0) : Jumlah semua beban = 1.0

3.Beri peringkat 1-4 pada tiap faktor : Strategi perusahaan yang sekarang menjawab faktor-faktor

4.Kalikan masing-masing beban faktor dengan peringkat : Menghasilkan suatu bobot nilai

5.Jumlahkan bobot nilai untuk masing-masing : Tentukan total bobot nilai untuk organisasi itu. Bobot nilai yang paling tinggi untuk organisasi adalah 4.0; yang paling rendah sebesar 1.0; rata-rata adalah2.5

Tabel 3.1:Contoh Matriks Evaluasi Faktor Eksternal untuk UST,Inc

faktor eksternal

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

·Total bobot nilai 4.0 = Tanggapan organisasi luar biasa terhadap ancaman dan kelemahan

·Total bobot nilai 1.0 = Strategi perusahaan tidak menggunakan modal untuk peluang atau menghilangkan ancaman

·UST ( didalam contoh yang sebelumnya), mempunyai suatu total score bobot nilai = 2.10yang menunjukkan bahwa perusahaan di bawah rata-rata dalamusaha nyauntuk mengejar strategi yang berperan besar pada peluang eksternal dan menghindari ancaman.

Analissis Industri : Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE)

·Adalah penting pemahaman terhadap faktor yang digunakan didalam Matriks EFE lebih penting dibanding bobot sesungguhnya dan penilaian yang diterapkan.

Matriks Profil Persaingan ( Competitive Profile Matrix CPM)

·Mengidentifikasi pesaing utama perusahaan berupa kekuatan dan kelemahan mereka dalam hubungan dengan suatu posisi contoh perusahaan strategis

Tabel 3.2:Contoh Matriks Profil Persaingan cpm

 .

 .

 .

 .

 .

 .

.

.

.

.

 .

 .

 .

Technorati Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Strategis. Tandai permalink.

7 Balasan ke 3. Menilai Faktor Eksternal

  1. anita berkata:

    dear getuk.wordpress.com,
    saya anita, mohon bantuannya apakah bisa dikirimkan contoh kasus analisa industri yang menggunakan model five forces Porter.
    Terima kasih

    Salam,
    Anita

  2. iavan berkata:

    dear…
    saya pernah mendirikan sebuah Production House “MOVIE CLUB” tapi tidak bertahan lama.
    Kemudian kita coba bangun kembali.
    mohon saran dan kunci suksesnya…trimakasih

  3. putra berkata:

    salam getuk. wordpress.com
    saya pekerja baru,
    mohon kirimkan salah satu contoh evaluasi proyek terima kasih

  4. anang, yb berkata:

    Hai…
    Apakah anda bisa meberikan saran (atau link artikel) tentang cara meningkatkan perolehan iklan buat industri pers?
    Thanks…

  5. edyma/fratertelo berkata:

    terima kasih atas infonya. Salam Sukses dan Semangat

    • Nhear berkata:

      hay…tentang penilaianya faktor eksternal, bisakan anda memberikan salah satu hal yang lebih rinci lagi? thx seblumnya…….

  6. domitian hardono berkata:

    Bapak Gethuk.
    Mohon informasi bidang usaha IT dan Telematik untuk Perangkat lunaknya meliputi apa saja , apakah :
    system, program, server, provider , konsultan ?
    terima kasih.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s