Untuk menyelesaikan masalah kita harus memahami dulu pokok permasalahan yang akan diselesaikan. Kita harus dapat menentukan tujuan yang ingin dicapai, kriteria-kriteria yang akan digunakan untuk menentukan pilihan serta alternatif-alternatif yang akan dipilih. Menurut Saaty, dalam praktek tidak ada prosedur untuk membangkitkan tujuan, kriteria aktifitas yang dilibatkan dalam suatu hirarki bahkan dalam sistem yang lebih umum. [...]
Arsip untuk ‘Prinsip Kerja AHP’ Kategori
Identifikasi Sistem
Diposkan dalam Prinsip Kerja AHP pada 30 November, 2006 | 2 Komentar »
Penyusunan Hirarki
Diposkan dalam Prinsip Kerja AHP pada 30 November, 2006 | 4 Komentar »
Hirarki adalah alat yang paling mudah untuk memahami masalah yang kompleks dimana masalah tersebut diuraikan ke dalam elemen-elemen yang bersangkutan, menyusun elemen-elemen tersebut secara hirarkis dan akhirnya melakukan penilaian atas elemen-elemen tersebut sekaligus menentukan keputusan mana yang akan diambil. Proses penyusunan elemen-elemen secara hirarkis meliputi pengelompokan elemen-elemen dalam komponen yang sifatnya homogen dan menyusun komponen-komponen [...]
Penetuan Prioritas
Diposkan dalam Prinsip Kerja AHP pada 30 November, 2006 | 1 Komentar »
Dalam pengambilan keputusan hal yang perlu diperhatikan adalah pada saat pengambilan data, dimana data ini diharapkan dapat mendekati nilai yang sesungguhnya. Derajat kepentingan pelanggan dapat dilakukan dengan pendekatan perbandingan berpasangan. Perbandingan berpasangan sering digunakan untuk menentukan kepentingan relatif dari elemen-elemen dan kriteria-kriteria yang ada. Perbandingan berpasangan tensebut diulang untuk semua elemen dalam tiap tingkat. Elemen [...]
Konsistensi Logis
Diposkan dalam Analisa Proses Hirarki, Prinsip Kerja AHP pada 30 November, 2006 | 6 Komentar »
Nilai-nilai perbandingan berpasangan yang dilakukan harus diperiksakonsistensinya, misalnya bila dalam melakukan perbandingan kita menilaiA>B dan B>C, maka secara logis seharusnya A>C. Untuk menghitungkonsistensi ini. AHP telah memiliki rumus untuk menghitung consistency
Konsistensi mengandung dua arti, yaitu :
1.Bahwa pemikiran atau obyek yang serupa dikelompokkan menurut persamaan dan pertaliannya.
2.Bahwa intensitas relasi antan gagasan atau antar obyek [...]




