6 : Memanage Profitabilitas Pelanggan

Konsep Dasar

Manajer Keuangan disetiap UKM menentukan terlebih dahulu apakah investasi waktu, usaha, dan sistim informasi untuk sediaan informasi profitabilitas pelanggan bermanfaat, menganalisa kemungkinan profitabilitas pelanggan menjadi lebih relevan untuk pelayanan dan UKM pemerintah dibanding dengan yang lain mengevaluasi trade-off di antara keinginan untuk relevansi, akurasi, dan informasi tepat waktu, menentukan apakah perubahan operasional didalam layanan pelanggan telah menjadi berbahaya atau malah menguntungkan.

Analisa Kompetensi

Manajer Keuangan disetiap UKM berkompeten dalam menjelaskan nilai analisa profitabilitas pelanggan menurut jenis pelanggan utama, mengorganisir dan menyiapkan analisa profitabilitas pelanggan dan laporan yang menggunakan analisa activity-based, mengidentifikasi alternatif tindakan dan rekomendasi peningkatan untuk keseluruhan dan profitabilitas pelanggan yang didasarkan pada analisa pelanggan yang berhubungan dengan aktivitas.

Kontribusi terhadap Ketahanan Ekonomi Desa

A.Analisa profitabilitas pelanggan menerapkan konsep activity-based costing untuk menentukan bagaimana melayani pelanggan tertentu menyebabkan penentuan aktivitas untuk dilakukan dan biaya-biaya yang timbul. Beberapa aktivitas yang berbeda antar pelanggan meliputi seringnya pemesanan didalam jumlah kecil atau pemesanan dalam jumlah besar yang adakalanya; mengubah pesanan; memerlukan kemasan khusus atau penanganan; membutuhkan pengiriman khusus ( yang dipercepat) atau perawatan khusus yang lain.

B.Adalah penting untuk mengetahui profitabilitas pelanggan melalui identifikasi biaya-biaya dan keuntungan-keuntungan jenis pelanggan atau pelanggan spesifik untuk mampu meningkatkan suatu profitabilitas keseluruhan UKM.

C.Mengidentifikasi dan membebankan biaya-biaya ke pelanggan bisa merupakan suatu tantangan. Pelanggan boleh menyebabkan biaya-biaya berupa waktu pemasaran dan orang orang pelayan toko mempunyai kontak pertama dengan mereka sampai mereka berhenti menjadi pelanggan. Mengidentifikasi biaya-biaya dan kemudian menentukan laba yang dibangkitkan dari pelanggan yang berbeda yang membutuhkan penyelesaian analisa profitabilitas pelanggan.

D.Analisa profitabilitas tradisional dari lini produksi sering tanpa disertai penelitian yang cukup cermat dan identifikasi biaya-biaya yang kurang benar pada relevansi lini produk. Pendekatan yang diambil didalam bab ini adalah menyediakan analisa profitabilitas pelanggan yang lebih akurat dengan menggunakan konsep activity-based costing.

E.Biaya-Biaya siklus-hidup produk meliputi lima tahap pembiayaan didalam suatu daur hidup produk. Meliputi( 1) perencanaan produk dan konsep disain; ( 2) disain pendahuluan; ( 3) detail design dan pengujian; ( 4) produksi; dan ( 5) pemasaran, distribusi, dan layanan pelanggan.

F.Dengan semua informasi pada rofitabilitas pelanggan, tugas akhir adalah untuk melihat apa yang dapat kita lakukan dengannya.

Rujukan :

Strategies for Business DecisionsCost Management Strategies for Business Decisions (Second Edition) by Maher, Selto. Hilton (Hardcover – 2003)

Pos ini dipublikasikan di Konsep Manajer Keuangan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s