7 : Mengelola Mutu dan Waktu untuk Menciptakan Nilai

Konsep Dasar

Manajer Keuangan disetiap UKM menyediakan pengelolaan kwalitas yang lebih baik, meneliti konflik antara memenuhi mutu dan sasaranwaktu, ataukah sasaran ini justru saling memperkuat satu sama lain, memilih diantara semua alat yang tersedia dalam manajemen waktu dan mutu.

Analisa Kompetensi

Manajer Keuangan disetiap UKM berkompeten dalam mengevaluasi persamaan dan perbedaan total manajemen kwalitas (TQM) dan return on quality (ROQ)dalam pendeketan pengelolaan kwalitas, mengukur dan meneliti dimensi kwalitas dengan diagram yang biasa digunakan, tabel, dan laporan, menyajikan pemahaman tentang betapa pentingnya mengelola waktu pemrosesan, mengukur dan mengatur produktivitas dan kapasitas, menggunakan metoda just-in-time dalam menciptakan manfaat dengan kombinasi manajemen mutu dan waktu, membangun dan menggunakan bagan pengawasan.

Kontribusi terhadap Ketahanan Ekonomi Desa

A.Mutu adalah suatu kwalitas yang penting bagi UKM untuk ditawarkan ke pelanggan. Mutu yang rendah mengakibatkan hilangnya pelanggan, dan mutu yang tinggi menarik pelanggan baru dan meyakinkan pelanggan lama tetap loyal dan setia. Peningkatkan mutu diterjemahkan dalam peningkatan kepuasan pelanggan. Didalam suatu pasar yang kompetitif, meningkatkan mutu adalah suatu prioritas yang tinggi bagi UKM.

B.Berkwalitas padabiaya manapun atau atas berkwalitas sampai batas biaya yang sudah didefinisikan? Ada dua pandangan pada tingkat mana mutu yang ideal yang seharusnya.

C.Ada dua dimensi mutu yang perlu diperhatikan oleh UKM. Hal tersebut adalah atribut produk atau jasa dan layanan pelanggan sebelum dan setelah penjualan.

D. Bagaimana cara UKM mengukur kwalitas? Pertanyaan ini dapat dijawab dengan banyak cara. Untuk memastikan bahwa suatu UKM mencapai harapan pada kedua dimensi mutu ( atribut produk dan layanan pelanggan), UKM perlu menggunakan ukuran berupa lead/petunjuk indikator dari harapan pelanggan untuk produk berkwalitas. UKM perlu kemudian mengukur kepuasan pelanggan dengan produk atau jasa yang sudah mereka beli.

E. Pelanggan yang mencari produk bermutu tinggi memahami bahwa mereka harus membayar suatu harga yang lebih tinggi untuk mutu yang lebih tinggi. Pelanggan mungkin berkeinginan membayar suatu harga lebih tinggi untuk suatu produk atau jasa jika dengan jelas mempunyai mutu yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk yang dapat diperbandingkan yang ditawarkan pada harga yang sama. Para Manajer Keuangan UKM juga memahami kebutuhan untuk menawarkan produk bermutu tinggi tetapi menyadari bahwa meningkatkan mutu akan mendatangkan biaya. Para Manajer Keuangan harus, oleh karena itu, menyeimbangkan antara keinginan untuk memperoleh mutu yang tinggi dengan biaya untuk memperoleh kwalitas tersebut. Hal ini mengakibatkan suatu tradeoff kwalitas dibandingkan harganya. Suatu bagian yang penting dalam menjaga keseimbangan pada level yang benar adalah didasarkan pada kemampuan untuk mengidentifikasi biaya-biaya mutu.

F. Mutu telah menjadi sedemikian pentingnya dalam kesuksesan, dimanaseperti yang sekarang ada adalah pemberian penghargaan internasional kepada perusahaan untuk mutu produk, jasa, atau proses mereka. Penghargaan Malcolm Baldrige, yang diciptakan oleh Konggres AS di tahun 1987, memperkenalkan perusahaan AS dengan catatan yang istimewa tentang peningkatan kwalitas dan manajemen kwalitas. Deming Prize adalah suatu Penghargaan Jepang untuk perusahaan di seluruh dunia yang terbaik dalam penyempurnaan kwalitas.

G. Badan Intemasional untuk Standardisasi adalah suatu Badan Eropa yang dikenal baik pengembangannya dalam hal standard internasional untuk manajemen berkwalitas yang disebut ISO 9000. ISO 9000 adalah satu kumpulan petunjuk global untuk disain, pengembangan, produksi, pengujian dan pemeriksaan akhir, instalasi, dan pemeliharaan produk, proses, dan jasa. Untuk mendapatkan sertifikat, suatu perusahaan harus didokumentasikan sistem mutunya dan lulus dalam suatu audit pihak ketiga yang ketat dan mendalam tentangpabrikasinya dan proses layanan pelanggan.

H. Sebagai tambahan dalam keharusan dalam menyambut kebutuhan untuk mengelola mutu dan biaya-biaya kendali mutu, para Manajer Keuangan disetiap UKM harus menyadari akan kebutuhan untuk mengatur waktu. Ada tiga bidang spesifik sehubungan dengan waktu, yaitu produksi baru danpengembangan waktu pelayanan, waktu tanggapan pelanggan, dan siklus waktu.

I. Efisiensi proses melibatkan kemampuan untuk mengubah bentuk masukan ke dalam throughput pada biaya yang paling rendah. Throughput adalah jumlah barang-barang dan jasa yang diproduksi dan dikirim ke pelanggan selama masa tertentu diukur dalam bentuk dollar atau ukuran fisik. UKM mengatur dua jenis proses: produksi dan bisnis.

ØProses produksi yang secara langsung mengakibatkan produksi produk atau jasa yang disajikan ke pelanggan eksternal.

ØProses bisnis mendukung dan memungkinkan proses produksi.

J. Banyak ukuran produktivitas yang ada. Ukuran produktivitas yang paling luas adalah faktor produktivitas total yaitu nilai barang-barang dan jasadibagi dengan total biaya untuk menyediakannya. Ukuran lain adalah rata-rata waktu siklus yaitu total waktu proses untuk semua unit dibagi dengan unit barang yang diproduksi. Throughput yang dicapai mengukur hubungan throughput yang dicapai ke sumber daya yang digunakan. Rasio Waktu Throughput adalah perbandingan antara waktu yang dimanfaatkan dalam menambah nilai pelanggan dalam produk dan jasa dibagi dengan total waktu siklus.

K. Kapasitas Pemrosesan adalah ukuran kemampuan proses untuk mengubah bentuk sumber daya ke dalam produk dan jasa yang bernilai.Pada umumnya dinyatakan sebagai laju pemrosesan masukan atau bangitan keluaran per periode waktu. Kapasitas teoritis suatu proses adalahkemungkinan laju maksimum perubahan bentuk dari masukan ke keluaran jika proses secara penuh digunakan, dengan tidak adanya waktu jeda atau kapasitas tak terpakai. Kapasitas praktis adalah suatu proses kapasitas teoritis dimana lebih sedikit waktu jeda yang direncanakan untuk peningkatan atau pemeliharaan yang terjadwal.

L. Kapasitas Lebih adalah suatu jumlah dimana kapasitas praktis melebihi kebutuhan kapasitas untuk memproses output.

M. Just-In-Time ( JIT) adalah suatu proses yang memerlukan produk itu dibuat dan dikirimkan hanya jika proses itu diperlukan. UKM yang menggunakan JIT diharapkan untuk mengurangi atau menghapuskan biaya penggudangan persediaan, yaitu biaya-biaya yang timbul karena menerima, menangani, menyimpan, dan mengasuransikan persediaan. Kadaluwarsanya persediaan adalah biaya lain-lain karena memegang persediaan. Karena JIT menghalangi penghimpunan persediaanuntuk mengantisipasi penjualan dan material tidak dipesan]dan ditimbun, suatu operasi JIT memerlukan pemrosesan kwalitas tinggi. Produk cacat adalah tidak sejalan dengan JIT karena tidak ada produk yang disimpan sebagai persediaan kalau nanti ada yang cacat di pelanggan harus dibuat dan menunda pesanan pelanggan untuk penggantian barang cacat . Cacat dalam UKM JIT memicu suatu penyelidikan proses-proses untuk menghapuskan penyebabnya.

N. Control Chart menayangkan ukuran atribut yang penting daribarang dan jasa untuk jenis barang tunggal atau untuk beberapa jenis contoh dalam menyingkapkan ukuran atribut dan variasi didalam suatu proses produksi Control Chart secara statistik memajang tanggapan pelanggan terhadap peristiwa historis penting dan variasi historis. Suatu bagan pengawasan dapat disiapkan didasarkan pada ditetapkan atau target tingkat produk . Ini boleh menyediakan yang hasil adalah berbeda dari suatu tabel statistik. Intervensi dapat dimulai ketika ada suatu pelanggaran.

O.Variasi pada bagan pengawasan bisa mengambil beberapa format. Suatu operasi adalah satu percontohan penilaian di atas atau di bawah rata-rata atau menilai secara sekuen terus meningkat atau menurun.

Rujukan :

Strategies for Business DecisionsCost Management Strategies for Business Decisions (Second Edition) by Maher, Selto. Hilton (Hardcover – 2003)

Pos ini dipublikasikan di Blogroll, Konsep Manajer Keuangan. Tandai permalink.

Satu Balasan ke 7 : Mengelola Mutu dan Waktu untuk Menciptakan Nilai

  1. suwarto berkata:

    isi sdh bagus tapi mohon di kompliti materine tentang manajeman kwalitas,nuwun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s