6. Distribusi Harga dan Riset

Kode Etik AMA

Dalam bidang distribusi

·tidak memanipulasi ketersediaan produk untuk tujuan eksploitasi;

·tidak menggunakan kekerasan dalam saluran pemasaran;

·tidak memaksakan pengaruh yang tidak semestinya pada pilihan pengecer untuk menangani suatu produk

Dalam bidang penetapan harga,

·tidak terlibat dalam rekayasa harga;

·tidak menerapkan penetapan harga pemangsa;

·mengungkapkan harga penuh dalam setiap pembelian.

Dalam bidang riset pemasaran,

·melarang penjualan atau pengumpulan dana dengan kedok melakukan riset;

·mempertahankan integritas riset dengan menghindari kesalahan interpretasi dan penghilangan data riset;

·memperlakukan klien dan pemasok dengan adil.



Hubungan Organisasi

Pemasar harus menyadari bagaimana perilaku mereka dapat mempengaruhi atau berdampak pada perilaku orang-orang lain dalam hubungan organisasi. Mereka tidak boleh meminta, mendorong atau menggunakan paksaan untuk mendapatkan perilaku yang tidak etis dalam hubungan mereka dengan orang lain, seperti pegawai, pemasok, atau pelanggan.

1.Menerapkan kerahasiaan dan keanoniman hubungan profesional dalam kaitannya dengan informasi eksklusif.

2.Memenuhi kewajiban dan tanggung jawab mereka dalam kontrak dan perjanjian bersama secara tepat waktu;

3.Menghindari pengambilalihan pekerjaan orang lain, secara keseluruhan, atau

sebagian, dan menyajikan pekerjaan ini sebagai pekerjaan sendiri atau mendapatkan manfaat langsung dari padanya tanpa kompensasi atau izin dari pelopor atau pemilik.

4.Menghindari manipulasi untuk mendapatkan keuntungan dari situasi guna memaksimalkan kesejahteraan pribadi dengan cara yang

5.membangkrutkan atau merugikan organisasi lain.

Setiap anggota AMA yang kedapatan melanggar ketetapan dalam Kode Etik ini dapat ditangguhkan atau dihapuskan keanggotaan Asosiasinya.

UU no. 8/1999

BAB XIV

KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 64

Segala ketentuan peraturan perundang-undangan yang bertujuan melindungi konsumen yang telah ada pada saat undang-undang ini diundangkan. Dinyatakan tetap berlaku sepanjangtidak diatur secara khusus dan/atautidak bertentangan dengan ketentuan dalam undang-undang ini,

BAB XV

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 65

Undang-undang ini mulai berlaku setelah 1 (satu) tahun sejak diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan undang-undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

Pos ini dipublikasikan di Kode Etik AMA vs UU no.8/1999. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s