Audit tanggung jawab sosial

  • Haruskah melakukan penjualan dengan cara yang mengganggu privasi orang, contohnya, penjualan dari pintu-kepintu… ?
  • Haruskah menggunakan metode yang melibatkan reklame yang menghebohkan, undian, hadiah, kaki lima, dan taktik lain paling tidak berkelas?
  • Haruskah menggunakan taktik "tekanan tinggi" dalam membujuk orang untuk membeli?,
  • Haruskan mencoba untuk mempercepat keusangan barang dengan mengeluarkan rentetan model baru dan gaya baru yang tak ada akhirnya?
  • Haruskah …. menyemprot minyak wangi di super mall …..
  • Haruskah …. memijat anda dimuka umum ….
  • Haruskah …. anda makan cookies sample ………………… dan seterusnya

Pertanyaan ini dapat anda perpanjang sebagai Audit tanggung jawab sosial

Pos ini dipublikasikan di Seri Etika Pemasaran dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s