Koin Prita Mulayasari menunjukkan kerancuan berpikir Kebijakan Uang Logam BI

100 1000 200 25 50 500 antik asing asli bahan barang baru batu belanda beli benda beredar bisnis cari cina ciri contoh daftar dan di duit emas fungsi gambar giral harga iklan indonesia jaman jenis jepang jual kartal katalog kertas koin koleksi kolektor kuno lama langka logam lukisan mata membersihkan palsu patung pecahan pembuatan pengertian penukaran perak pertama ri rp rupiah sejarah seratus seribu situs soekarno sukarno toko tongkat uang unik vocSetelah kita melihat kenyataan bahwa banyaknya uang logam RI yang terkumpul untuk Prita Mulyasari mulai nampak kesulitan dalam menghitungnya. Uang Logam harus dikelompokkan menjadi koin yang sejenis, terus dihitung apa lagi Uang Logam dengan nilai yang sama misalkan Rp. 500,- ada bemacam macam .. semakin membingungkan memghitung uang logam RI. Ini kebijakan BI dan CS nya Menteri Keuangan.

Seharusnya misalkan begini … Rp.100,- = logam 1 gram ; Rp 200,- = logam 2 gram ; Rp 500,- = logam 5 gram dan seterusnya. Nah dengan ini mudah menghitungnya uang logam ditimbang dikalikan dengan nilainya per satuan berat didapat nilai rupiahnya. Jadi 1 kg uang logam adalah senilai = 1000/1 * Rp.100,- = Rp. 100.000,- nah ini mudah. Tapi kenyataanya dari kasus koin Prita Mulayasari mengitungnya saja harus dikeroyok 10 orang ribet. Dari sini tidak heran kalau kebijakan BI + Menkeu sangat lihai membingungkan rakyat termasuk tapi tidak dibatasi kasus Bank Century.

Pos ini dipublikasikan di Keuangan. Tandai permalink.

4 Balasan ke Koin Prita Mulayasari menunjukkan kerancuan berpikir Kebijakan Uang Logam BI

  1. manajemen berkata:

    Cukup merepotkan menghitung uang logam…, nilainya kecil dan berat. Perlu waktu dan tenaga ekstra untuk menghitung Koin Prita Mulayasari. Entah bagaimana berita dan peruntukkannya Koin Prita Mulayasari saat ini, ?

  2. udin berkata:

    kam ngomong apa…

  3. udin berkata:

    macam nyanda nyambung gitu… hubungannya apa….

  4. Siti Azizah berkata:

    Mengapa rasuah korupsi membudaya dan sukar diberantas kerana kepimpinan nasional dan parlimen tidak niat beramal kearah itu. Mereka sarus terus sentiasa sidemo. Kes terkini pembongkaran skandal Bank Century syng jelas-jelas menohok hati nurani rakyat sengaja dibiarkan oleh Presiden SBY dan majoriti anggota parlimen. Jangan salah kalau sebentar lagi Maluku dan Papua juga Aceh menuntut kemerdekaan via lobi-lobi PBB. Pulau-pulau besar di Indoensia itu pasti akan merdeka satu per satu. Atau SBY akan dipaksa lengser segera. Bohong kalau rakan-rakan kami mahasiswa Indoensia dan seluruh rakyat itu nasibnya ditentukan Allah SWT. Semua rakyat negara manapun sesungguhnya nasib mereka ditentukan penguasa tempatan. Di Indonesia apalagi nasib kehidupan rakyat itu yang sengsara sangat itu nyata ditentukan penguasa, yang kali ini yalah SBY. Jadi tolol kalau awak semua masih percaya itu ditentukan Allah SWT.

    Di Amerika Sayrikat, Rusia dan bangsa-bangsa maju juga nasib rakyat itu ditentukan penguasa iaitu oleh Perdana Menteri atau Presiden. Kalau ia cerdas, baik dan pintar, ia nak sejahterakan rakyatnya. Kalau ia tolol, tak tegas dan peragu, rakyat semakin sengsara terlunta-lunta. Maka jangan hairan kalau di Indonesia, demonstrasi-demonstrasi nak berbuntut pelengseran SBY.
    Pemimpin di Indonesia bahkan tidak memiliki rencana jelas untuk membuat rakyatnya makmur merata. Pemimpin itu semata sandiwara dan tidak pandai mengurus hak-hak daripada rakyatnya. Rakyat Indoensia selalu ditipu dengan harga-harga itu melambung tinggi. Pun ini akan menyemai kumpulan-kumpulan pemberontakan dimana-mana di seluruh pulau. Mereka akan menguat dan akan memiliki daya tawar ke PBB. Ambil contoh Maluku dan Papua. Mereka akan meniru IRA, kumpulan pemisah separatis di Ireland Utara. IRA sekarang ini sudah tidak memberontak dan Ireland Utara selepas tercapai kesepakatan bersama Inggris maka Ireland Utara kini sudah lebih maju. Kami Malaysia pun kalah. Kalau Indoensia di sampah saja. IRA sempat berjuang keras sangat disokong Amerika Syarikat. Amerika Syarikat mengkhianati IRA, dengan berteman kepada Inggeris. Tetapi negara-negara maju macam itu, bagaimanapun, dengan alasan hak berkaitan hak setiap bangsa untuk merdeka, maka kerap memberi sokongan terhadap kumpulan-kumpulan separatis. Contoh dekat dan telah suskes yalah Timor Timur. Tujuan bermaksa untuk kepentingan sesaat Ekonomi Negara-Negara Besar dan bisa pula untuk melemahkan negara bersangkutan, ataupun untuk membuat repot negara tersebut. Misalnya terkini masih ada FARC yang menguat yakni gerakan separatis Colombia yg disokong Belanda. Ada pula ETA di Sepanyol, Ada kumpulan pemisah Muslim MILF di Filipina selatan dan banyak lagi. Persoalannya di Indoensia walaupun saat ini belum memiliki organisasi-organisasi separatis sekuat mereka itu tetapi bisa ebrlaku dalam masa dekat. Pulau-pulau itu akan mendapatkan perancangan matang expandabilas akan merdeka apabila kerajaan pusat Jakarta terus-terusan pesta korupsi. Di bawah SBY pemerintahan itu malah rasuah semakin menjadi-jadi dan semakin merata tidak terkawal. Rasuah membudaya, diciptakan sengaja, tidak terkawal ketat dalam kepimpinan nasional SBY yang hendak cari selamat saja.

    Gerakan kumpulan-kumpulan pemisah nak marak tetapi juga gerakan-gerakan revolusi. Apa yang diinginkan majoriti rakan-rakan mahasiswa militan Muslim Indoensia pasti tercipta berhasil. Mungkin ada baiknya. Negara dapat dikuasai misalnya oleh suatu Dewan intelektual, dibentuk Dewan Revolusi yang dibuat daripada kwlompok-kelompok cendekia Indonesia.
    Pun nak segera muncul lagi kumpulan-kumpulan pemisah di Aceh, di Papua dan di Maluku (RMS-nya) akan bangkit dan bersemi. Mereka akan mendapat angin perubahan segar dan sokongan dana dan senjata. Mereka akan terbiasa angkat senjata dan profesional. Walaupun Aceh kini tidak sempat sukses namun sikap berjuangannya tetap Aceh nak kan mendua seperti dulu walau kini mereka sedang mencari aman. Kalau saja Aceh dulu berjanji mahu membahagi migasnya kepada Amerika Syarikat kalau merdeka, tentu Amerika Syarkiat akan bisa buat Aceh merdeka. Aceh mahu mengamalkan itu tak dan senang dengan romantism keagamaannya dan lebih berorienatsi negara-negara Arab, Amerika Syarikat mahu tak. Maka menuntut kemerdekaan sekarang ini boleh dan PBB mahu sokong. Perjuangan angkat senjata mereka dan politik pun akan terakomodasi. Mereka akan mempunyai Tradisi Bersatu, kumpulan SDM punya, dan boleh bagi mengupayakan sokongan ke negara-negara maju hingga ke PBB. Kerana cnggih sokongan instansi-instansi itu dari Russia, China, bahkan instansi-instansi Amerika Syarikat, kerana berubahnya kepentingan. Situasi korup di Indonesia menjadikan negara-negara maju berhenti percaya kepimpinan SBY. Mereka tengok autonomi di Indonesia tak diamalkan benar, tak mensejahterakan rakyat di pulau-pulau itu. Membuat Amerika Syarikat dan kawan-kawannya berbalik menyokong kumpulan-kumpulan pemisah di Indonesia. Mereka akan menengok bahawa pengambilalihan dibuat Suharto atas Sukarno, blunder dan hanya semakin melanjutkan rasuah hampir di seluruh lapisan di neegri itu. Sejarah itu kesalahan.
    Negara-negara maju akan menengok pula bahawa tradisi aasuah kuat yang tertanam mengakar di Kesawan keselamatan Institusi-Institusi Orang-Orang (TNI / Polri) harus segera dihentikan. SBY yalah tentera yang disipilkan melalui pensiun tetapi pandai tak. Ada banyak kawannya di parlimen. Tetapi sekarang negara-negara maju macam Amerika Syarikat, Inggris, China dan Rusia akan berbalik bagi menyokong Prabowo, Wiranto dan Perempuan Pejuang Tulus Megawati Suakrnoputri untuk bersama-sama ambilalih kekuasaan dari tangan SBY.
    Bagaimana mengatasi rasuah adalah bagaimana memangkas kekuasaan lemah dalam ataupun dari SBY, yang diketahui tidak tegas terhadap bawahan-bawahannya. Generasi muda rakan-rakan mahasiswa Indoensia kini sudah jauh lebih pandai sangat. Bahkan seorang bekas guru besar mereka, Amien Rais, benar bahwa Indonesia harusnya menjadi negara Syarikat, macam kami Malaysia dan Amerika Syarikat, di mana masing negara agan berotonomi penuh tapi tetap Kesawan Satu payung Pusat dari segi militer. Di Indonesia pulau-pulau mempunyai autonomi palsu sekarang. Bagaimanapun Papua dll menuntut merdeka dan RMS akan berjaya sebab di belakangnya pun negara-negara maju macam Kerajaan Belanda. Mereka mempunyai kepentingan ekonomi dan histori sangat besar atas Indonesia. Kalau bukan negara Syarikat maka tentu jalan merdeka yalah terbaik utnuk pulau-pulau. Ini akan berlaku ketika kepemimpinan nasional SBY sekarang tidak beramal tegas memberantas rasuah kelas besar macam skandal Bank Century. [Ada opini berbeza sila majukan ke kami: sitiazizahbintihasyim@msckl.my].

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s